TAPI  tia


Halu tia…
Tia, apakah dirimu tau arti dari kata tapi? Apakah suatu perlawanan? Pertentangan? Bantahan? Atau ketidak selarasan?
Wow, sebuah kata dengan definisi yang ga enak didengar. Sesuatu yang negatip. Kata tapi memang ngeri. Namun apakah “salah” klo suatu kalimat memiliki kata tapi?
Hmm….
Diriku pernah dengar dari ibu-ibu di kampung. Di suatu tempat, sebuah kumpulan ibu2 ada yang nyletuk,
Bu ida : “bu tutik tuh, orangnya baik, tapi ga pernah sembayang loh”
Sebaliknya di kumpulan laen ga jauh dari situ
Bu Tutik : “bu ida tuh rajin ke masjid, tapi orangnya pelit, perhitungan banget orangnya”
..
Tia, kalo diriku piki2, bukan salah kata tapi, hingga kata-kata yg terucap jadi caci maki, ato “kecengan” klo orang jakarte bilang. Namun salah karena tata letak subject dan objectnya.
Coba seandainya kita balik,
Bu ida : “bu tutik tuh ga pernah sembayang loh tapi orangnya baik”
Bu tutik : “bu ida tuh orangnya pelit, tapi rajin ke masjid loh”

Object yang siip, ketika ditaruh di belakang, mengubah “kecengan” mnjadi sebuah pembelaan ato bahkan pujian, yg menurutku secara psikologis mengubah cara berfikir, baek org yg ngomong atopun orng yg dengerin.
Bu ida (mikir) : bu tutik tuh ga pernah sembayang loh tapi orangnya baik, aq rajin ke masjid, mestinya aq lebih baik dari bu ida.
Bu tutik (mikir) : bu ida tuh orangnya pelit, tapi rajin ke masjid loh, aq kan rajin nyumbang, masak kalah ama bu ida, mestinya aq juga ga boleh kalah rajin ke masjid.
Bukan begitu tia?
..
Yang pasti, diriku juga mesti mengubah posisi subject & object tutur kataku, begitu pula cara berfikirku, dan juga perilaku’ku
Tia, aq mau dekat denganmu, tapi aq takut kecewa,
Ups, maap keliru… diriku revisi tia,
Tia, aq takut kecewa, tapi aq mau dekat denganmu…

Bowo


Note:

~ “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) bisa jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) bisa jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) …………….” (Al-Hujuraat: 11)
~ Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya………….(Al Baqarah :25)
~ Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri………(Al Israa’ :7)

Cerpen by Laksa – 104812

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: