Kamera Pertama

Lika liku jalanan kota menjajakan mata

Bidikan lensa ke semua sudut

 

Mimik wajah yang sempurna

Bukan karena paras muka

Aku tak bisa membiarkannya

Mesti menangkap membuat abadi

 

Malam turun

Menikmati temeramnya lampu

Melantukan rindu

Atur, perbesar aperture

 

Begitu luluh lantah

Fokusku mulai kabur

Namun aku belum ingin tidur

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: